Lanjutkan Kasus Video Porno Karoline, BK DPR Lakukan Metode Lain

Jakarta, BeritaPrima.com — Badan Kehormatan (BK) DPR akan tetap menindaklanjuti kasus video porno yang diduga melibatkan anggota Komisi IX DPR, Karoline Margareth Natasha. Keputusan ini diambil setelah BK menerima hasil penyelidikan dari Polri terkait kasus ini.

“Polri mengaku tak bisa mengidentifikasi, jadi bukan tidak bisa diidentifikasi, tapi karena ada teknis jadi Polri tidak bisa mengidentifikasi. Oleh karena itu BK akan menyelidiki sampe tuntas kasus ini,” ujar Ketua BK DPR, M Prakosa, Rabu (6/2/2013).

Menurutnya, BK DPR telah melakukan rapat internal untuk menanggapi hasil penyelidikan Polri terkait video porno mirip anggota DPR. Dari hasil rapat tersebut, BK memutuskan untuk meneruskan penyelidikan kasus video porno itu. “Sudah kita rapatkan dan memutuskan akan menindaklanjuti kasus ini dengan metode lain,” tandasnya.

Apakah metode lain itu? Ternyata, diantaranya adalah  meminta bantua ahli telematika untuk mengidentifikasi video porno yang diduga menampilkan Karoline Margareth Natasha.

Sebelumnya, Mabes Polri memastikan tidak akan melanjutkan penyelidikan terkait kasus video porno yang diduga mirip dengan anggota Komisi IX DPR, Karoline Margaret Natasha. Pasalnya, Polri sulit mengidentifikasi alat bukti yang telah diamankan tersebut.

“Pada bulan Oktober 2012, penyidik Polri telah melaporkan hasil penyelidikan ke pimpinan DPR, hasil pemeriksaan terkait gambar video porno yang diduga anggota DPR, ada beberapa kendala yang pertama soal kualitas gambar,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri, Brigjen Pol, Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Rabu (6/2/2013).

Boy menjelaskan, penyidik Polri telah mempelajari gambar video porno yang diduga dilakukan oleh anggota DPR, namun dalam penyelidikan tersebut Polri terkendala untuk menganalisa gambar yang dinilai berkualitas sangat rendah.

 

 

Categories: Hotnews, Parlemen

About Author

beritaprima.com

BeritaPrima.com merupakan portal berita utama nasional yang lebih mengedepankan aktualitas dan ketajaman dalam mengungkapkan fakta di lapangan.

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*